kelmarin (ditulis bersama layla~)


Kelmarin,
Ada ribu-ribu kuning,
Juga biru-biru dinding,

Yang berjalan-berjalanlah,
Yang bertahan-bertahanlah,

Provokasi dimanipulasi,
Demokrasi diderai,

Empat dari sepuluh,
Menapak dalam peluh,
Berpaut konon utuh,
Sekali kena rempuh,
Habis semua luruh,

Mari beramai terus mencaci,

mari naikkan nama suci,
mari bersama kena cuci,

kelmarin,

yang tegap jadi lumpuh,
hidung meninggi angkuh,
lubang hidung melepuh,

pak mat, ah chong dan minaci,
jangan lagi jadi balaci,
mari korek semua dalam laci,
biar semua kita hilangkan kunci,
agar nanti tiada lagi benci,

mari naikkan bara api,

biar panas rasa sampai ke pipi,
debu yang terbakar kita sepak ke tepi,
agar semua tersusun kembali rapi.

~zinggof n layla handmade~
~puisi duet pertama~

2 comments:

Anonymous November 20, 2007 at 10:46 AM  

puisi tntg politikkah? =)

apunpital November 20, 2007 at 5:04 PM  

hm..separa politik, tapi pengkhususan kepada isu kuning~BERSIH~

Karya terpelihara