Semalam sore aku masih senang
melihat mentari terbit
waktu lenyap fajar, aku jamukan
dengan roti kenangan
bersalut madu cerita semalam
senyum jadi gulanya.
Dan tadi malam, aku kegusaran
tentang gelap dan malam,
risau tentang pelita
yang mungkin jatuh
dan membakar isi rumah.
Tentang pintu kopak
dikunci dengan mangga rongak
Tentang sarapan esok siang.
Persis bayang hantu
kerisauan itu
mengekor tiap fikir
sampaikan aku lelap
sampaikan aku mimpi
sampaikan aku jaga.
Tadi sore aku lagi senang
melihat mentari terbit.
Menjamu roti dan madu kenangan
Lupa lagi, tentang kopak pintu.
Apunpital
4:20 siang
29-1-08
Saitama-jepun




