Batu yang patut melompatkan jauh,
kita langkahi sampai berdarah
luka belum jauh mendalam jadi bisa
tapi usai merah pada kulit lecur.
Atas batu yang tajam merobek ini
kita terjelepuk bawah, sendiri
silang kaki tak simpuh sempurna
menggigil tahan perit meraja.
Pada kacau ini, belum lagi sesal?
terinjak pada batu yang silap, luka terus
walau tahu jalan becak sana
lebih janjikan langit untuk melayang.
Batu ini patut melompatkan jauh,
diam senang. Waktu kecewa mengalir
dari mata dan lecur robek luka
dari jiwa dan segala yang tertipu JUGA.
Diamlah, teruskan saja merangkak
di sini tiada tongkat atau tangan
teruskan merangkak semula, takdir ;
sampai tahu cara memilih dan memijak.
apunpital
batu
Posted by
apunpital
June 6, 2008





0 comments:
Post a Comment