enam puluh saat


pinjamkan enam puluh saat lengan itu
untuk aku patahkan duri pada telapak
menyejukkan lelas kulit
dan buat kau tersipu senang,

leburkan benci yang kau simpan,
dekat hujung ruas jemari ini
genggam, semacam kerasnya ragu
yang menjadi dinding antara empat mata

lepaskan segalanya dalam derai
air mata,
dan duka ini,
tamatkan dalam enam puluh saat.

11:30 am
11-12-08
kazamidori

0 comments:

Karya terpelihara