kalau hari ini warnanya putih benar
:::esok warnanya hitam mungkin, dan pekat
warna apa yang bisa ku calar pada jejak mu?
Warna apa yang mungkin tercalar pada langkah ku?
:::warna pelangi pada setiap langkah memori kita?
atau kelabu, setiap derapku yang ingin kau luputkan
kemari, pinjamkan telapak saat ini, dekat dengan lapan warna pelangi
:::sejak bila lengkuk pelangi itu warnanya lapan?
sejak, ada bayangmu tertinggal.. ada layang mu terpahat
:::maka, bakal datang gelap yang menghilangkan bayang dan semua hitam
bukankah pelangi itu selepasnya hujan?
Saat redup dari taufan, juga saat mentari datang
:::hujan juga mana mungkin sekali, malah ribut setia menanti.
Mungkinkah warnanya bakal terus begitu?
:::Maka telah ku katakan, warnanya kurang putih benar.
ditulis bersama rakan duet kesayangan ::wannor::





5 comments:
gabungkan segala warna pelangi maka putih itu jelas ketara warnanya..
pelangi itu hanya putih warnanya~
kadang2 xsedar..nmpk mcm terlalu indah..tp sebenarnya..putih saje warnanyer~ =)
sebab itu warnanya kurang putih benar. =)
macam hidup, kadang nampak bosan, tapi sebenarnya byak lagi yang belum dijumpai.
tapi air di sebalik pelangi tak ada warna.. macam mana tu? udara yang kita hirup pun tak nampak bentuk, apa entah lagi warnanya, kan? :p
itulah kehidupan.. tentang rasa dan akal. :D
haha!
p/s: saya bukan plato ya. *wink*
adakah puisi deut kita ni puisi saintifik? atau puisi jiwang. dekat kapasitor, dibicarakan secara jiwang ragang. hahahaha..
kat sini...jadi saintifik plak
Post a Comment