putih benar


kalau hari ini warnanya putih benar

:::esok warnanya hitam mungkin, dan pekat

warna apa yang bisa ku calar pada jejak mu?

Warna apa yang mungkin tercalar pada langkah ku?

:::warna pelangi pada setiap langkah memori kita?
atau kelabu, setiap derapku yang ingin kau luputkan

kemari, pinjamkan telapak saat ini, dekat dengan lapan warna pelangi

:::sejak bila lengkuk pelangi itu warnanya lapan?

sejak, ada bayangmu tertinggal.. ada layang mu terpahat

:::maka, bakal datang gelap yang menghilangkan bayang dan semua hitam dan taufan, melepaskan layangku

bukankah pelangi itu selepasnya hujan?
Saat redup dari taufan, juga saat mentari datang

:::hujan juga mana mungkin sekali, malah ribut setia menanti.

Mungkinkah warnanya bakal terus begitu?

:::Maka telah ku katakan, warnanya kurang putih benar.


ditulis bersama rakan duet kesayangan ::wannor::

5 comments:

s.c.h.u.l.t January 21, 2008 at 6:15 PM  
This comment has been removed by the author.
s.c.h.u.l.t January 21, 2008 at 6:16 PM  

gabungkan segala warna pelangi maka putih itu jelas ketara warnanya..

pelangi itu hanya putih warnanya~

kadang2 xsedar..nmpk mcm terlalu indah..tp sebenarnya..putih saje warnanyer~ =)

apunpital January 22, 2008 at 12:18 AM  

sebab itu warnanya kurang putih benar. =)

macam hidup, kadang nampak bosan, tapi sebenarnya byak lagi yang belum dijumpai.

Anonymous January 22, 2008 at 3:39 AM  

tapi air di sebalik pelangi tak ada warna.. macam mana tu? udara yang kita hirup pun tak nampak bentuk, apa entah lagi warnanya, kan? :p

itulah kehidupan.. tentang rasa dan akal. :D

haha!

p/s: saya bukan plato ya. *wink*

apunpital January 22, 2008 at 3:40 AM  

adakah puisi deut kita ni puisi saintifik? atau puisi jiwang. dekat kapasitor, dibicarakan secara jiwang ragang. hahahaha..

kat sini...jadi saintifik plak

Karya terpelihara