Harini bapak-bapak
kita takut pada zip seluar terbuka
takut terjulur burung terbang
langsung pekung di kangkang terbuka.
Selalu saja tangan mencapai cangkuk
takut terlondeh jatuh, luar sedar
tarik kuat sampai atas, patri rapi
baru lega berjalan di tempat terbuka.
Hari ini bapak-bapak
kita beli tali pinggang buatan Itali
dari kulit buaya paling asli
sebab mahu tahan perut membuak
kita juga belajar mengatur nafas
agar setiap hela lepas makan tengahari
tidak menolak lebih inci ke depan
jangan lekat butang kemeja terbuka
semua sekali cuma sebab kecil
bukan pangkat atau harta
bukan klien atau bini kedua
cuma culas bila orang mula mengata.
Maka, sekalipun kita tak pernah lupa
pastikan zip diangkat, butang terlekat
tali pinggang tersemat, gaya terhormat
nanti berjalanpun gaya tak kurang kerabat.
Tapi malang bapak-bapak
kita selalu buka zip, salah tempatnya
mencabut butang, salah waktunya
melondeh seluar, salah orangnya.
*puisi bapak-bapak*
apunpital
suatu hari nanti, Malaysia masih ada raja, itu pasti.
-07-09-
saitama, jepun
terbuka
Posted by
aPuN
July 10, 2009
Labels: bangsa , parental advisory , politik , puisi , selambe





0 comments:
Post a Comment